Friday, January 3, 2014

Mengenal Tata Cara Umroh


Harapan terbesar dari setiap umat muslim yang melaksanakan umroh adalah dapat melaksanakan ibadah umroh sesuai ketentuan dan mendapatkan ganjaran pahala yang tak ternilai. Untuk itu niat yang kuat saja tidaklah cukup. Anda wajib mengetahui tata cara umroh sesuai yang disyariatkan agama Islam.
Tata cara umroh merupakan suatu aturan mengenai bagaimana pelaksanaan umroh harus dikerjakan. Dengan mengetahui dan memahami tata cara umroh, Anda dapat melaksanakan ibadah ini dengan benar. Pada akhirnya ibadah Anda akan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Esensi dari keberhasilan melaksanakan umroh dapat dilihat dari perubahan sikap dan pola pikir menjadi lebih baik, lebih santun, lebih taat pada aturan agama.

Umroh merupakan satu kegiatan ibadah dalam agama Islam yang dilakukan di kota Mekkah. Prosesi yang dilakukan hampir mirip dengan ibadah haji. Berdasar istilah teknis syari’ah, umroh berarti melaksanakan thowaf di Ka’bah, dan sa’i antara Shofa dan Marwah setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan tata cara umroh adalah sebagai berikut:
  1. Menuju tempat Miqat, tempat untuk memakai pakaian ihram dan disunahkan terlebih dahulu mandi besar (janabah). Pakaian ihram untuk lelaki adalah dua lembar kain tanpa jahitan yang dijadikan sarung dan selendang. Untuk wanita bisa mengenakan pakaian apa saja, asalkan menutup aurat. Lebih diutamakan memakai pakaian yang tidak ada hiasannya, tidak memakai cadar atau sarung tangan.
  2. Setelah memakai pakaian ihram, lakukan sholat sunah ihram sebanyak dua rokaat.
  3. Niat umroh dalam hati. Niat umroh yaitu: Labbaikallohumma umrotan. Artinya ‘Saya penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk melaksanakan umroh’.Sejak memakai pakaian ihram, para jamaah tidak diperkenankan untuk menggunakan wewangian, mandi menggunakan sabun, menyikat gigi memakai odol, mengenakan peci atau pakaian lain dan juga tidak boleh melakukan hubungan suami istri.
  4. Dalam perjalanan menuju Mekkah, ucapkan kalimat talbiyah: Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulk laa syarika laka. Artinya “Saya penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian dan kenikmatan adalah milik-Mu dan juga kerajaan, tidak ada sekutu bagi-Mu” Kalimat talbiyah dengan mengeraskan suara bagi laki-laki dan bagi wanita cukup dengan suara yang didengar orang disampingnya.
  5. Ketika sudah sampai di Mekkah, memasuki Masjidil Haram kemudian jamaah melakukan thowaf. Mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran. Ketentuan pelaksanaan thowaf adalah: Putaran 1 – 3 para jamaah berkelilingi dengan berjalan cepat / berlari-lari kecil. Putaran 4 – 7 para jamaah mengelilingi sambil berjalan biasa         
  6. Thowaf diawali dan diakhiri di Hajar Aswad. Ucapkan ‘Bismillahi wallahu akbar’ sambil melihat ke arah Ka’bah. Ka’bah dijadikan pusat putaran dengan arah putaran berlawanan dengan jarum jam. Jadi selama berputar Ka’bah berada di sebelah kiri jama’ah.
  7. Sepanjang thowaf jamaah umroh disarankan untuk membaca do’a dan untuk memudahkan maka Anda dapat membaca do’a ‘Rabbana atina fiddun-ya hasanah, wa fil akhirati hasanah waqina adzabannar’
  8. Setelah itu maka jamaah dapat melaksanakan sholat sebanyak dua rokaat di depan makam Ibrahim.
  9. Sa'i dilakukan sebanyak 7 kali dengan hitungan berangkat satu kali dan kembalinya dihitung satu kali, diawali di bukit Shofa dan diakhiri di bukit Marwah. Jadi dari Shofa ke Marwah dihitung satu putaran, lalu dari Marwah ke Shofa putaran kedua, dan seterusnya. Sai dilakukan dengan cara berjalan tetapi pada batas antara dua lampu maka jamaah akan berlari-lari kecil.
  10. Sebagai penutup, jamaah wajib mencukur rambut. Rambut yang dicukur boleh seluruh atau sebagian rambut kepala bagi lelaki dan memotongnya sebatas ujung jari bagi wanita. Lebih afdol mencukur seua rambut. Biasanya pada saat sampai di Marwah pada putaran terakhir, jamaah mencukur sebagian rambut sebagai tanda sudah selesai menunaikan umroh. Dan pada saat keluar dari masjid maka diharuskan mencukur seluruh rambut.



Alhamdulillah selesai sudah prosesi ibadah umroh.

No comments:

Post a Comment

Assalamualaikum ...

Belajar bersama, jadikan setiap pengalaman menjadi penuh warna. Follow @endah_hayuning yaa